Januari 2013

Di acara 17th-annual South Florida Tattoo Expo, seorang gadis muda yang berumur 22 tahun mendapat sebuah perhatian dari para pengunjung lainnya setelah dirinya membuat sebuah tato yang dibuat langsung di lubang pantatnya. Bukan di pinggir pantatnya, tapi benar-benar tepat di lubangnya.

Artis tatto bernama Jill Dahne yang mentato gadis muda itu berkata: “Gadis itu akan menjadi terkenal dengan tattonya yang berada di lubang pantatnya. Walaupun mentato di lubang pantat adalah ‘sesuatu yang sangat menjijikan’ dan juga ‘memalukan untuk industri tato itu sendiri’. Gadis muda yang berada di video itu berkata bahwa dirinya ‘benar-benar merasa baik-baik saja’, gadis muda itu datang ke acara itu dengan menutupi payudaranya dengan solotip berwarna hitam, untuk Anda yang ingin melakukan hal seperti ini lebih baik berpikir dua kali sebelum melakukan aksi gila ini.
Ini dia videonya;


Seekor anak kucing berusia tiga bulan mulai pulih di California setelah menempuh perjalanan melintasi Pasifik dengan selamat dalam kontainer pengiriman dari China, tanpa makanan atau air, kata para pejabat.

Binatang berbulu oranye-putih itu dinamai Ni Hao, atau dalam bahasa Mandarin bermakna Halo, setelah ditemukan ketika kontainer dibuka pekan lalu, setelah dua pekan perjalanan sejauh 10.450 kilometer dari Shanghai.

Awalnya ia terlalu lemah untuk berdiri, tapi anak kucing itu akhirnya memulai langkah pertamanya - dan pejabat kini sedang mencari pencinta kucing setempat yang mau mengadopsinya.

"Ni Hao disambut tim medis dengan suara mengeong pertamanya pagi ini dan berusaha untuk berdiri," kata Marcia Mayeda, kepala Los Angeles Department of Animal Care and Control.

Secara teori ia harus tetap di karantina selama 60 hari, tetapi ia "mungkin diperbolehkan untuk menyelesaikan masa karantina di bawah perawatan dan pengawasan dari keluarga asuh jika kesehatannya terus membaik," kata Mayeda.

Tidak jelas bagaimana cara anak kucing tersebut masuk ke dalam kontainer tersebut.*

London: Konflik antaragama tengah terjadi di wilayah Irlandia Utara. Kekerasan yang melibatkan umat Katolik dan Protestan di Belfast, Selasa (4/9), menyebabkan sedikitnya 15 polisi terluka.

Konflik dipicu karena band Nasionalis Katolik Irlandia melakukan pawai di wilayah yang mayoritas ditempati oleh umat Protestan. Sementara, umat Protestan dilarang untuk melakukan pawai di wilayah tersebut.

Kedua kelompok melakukan aksi saling tanding dalam melakukan parade. Polisi berusaha memisahkan kedua kelompok tersebut. Namun, mereka justru melemparkan batu dan botol ke arah polisi. Akibatnya, polisi terpaksa menembakkan meriam air ke arah mereka.

Konflik ini bukan pertama kalinya terjadi di salah satu wilayah di Inggris itu. Akhir pekan lalu tujuh polisi terluka di daerah yang sama ketika sebuah band Protestan berbaris melewati gereja Katolik. Kerusuhan sering meletus selama musim panas ketika kelompok Protestan mengadakan parade tradisional yang dianggap provokatif oleh nasionalis Katolik Irlandia.

Sejak perjanjian perdamaian ditandatangani pada 1998, kekerasan antara Katolik dan Protestan telah berkecamuk. Konflik tersebut juga telah menelan korban puluhan orang dari kedua belah pihak selama tiga dekade.

Sumber: Liputan6.com

Banjir besar yang melanda Jakarta pada Kamis 17 Januari 2013 memunculkan banyak cerita, dari yang sedih sampai lucu. Cerita lucu misalnya, terlihat dari kelakuan dua turis asing dari Jerman dan Swiss.

Alih-alih stres dengan banjir yang melanda Ibu Kota ini, Tim Lehman yang asal Jerman justru menghabiskan sorenya dengan bermain air di banjir yang menggenangi Jalan MH Thamrin. Lehman tidur-tiduran di atas pelampung, sementara temannya, Thomas Hauser yang dari Swiss, menariknya dengan tali.

Mereka pun terlihat menebar, menikmati udara sore Jakarta yang meski tak hujan lagi namun masih mendung.

Bukan Lehman dan Hauser yang "berwisata" banjir. Hendra, seorang warga yang tinggal di Permata Hijau, mengaku sengaja bolos bekerja sejak pagi. Alih-alih bertahan di rumah, Hendra menggenjot sepedanya ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
 Dengan mengenakan setelan jas hujan, helm dan peralatan dokumentasi, pria asal Yogyakarta itu mengabadikan momen banjir besar yang menimpa urat nadi Jakarta itu. Hendra mengaku, awalnya hendak bersepeda ke Jatinegara, melihat rumah temannya yang terkena banjir.

 "Ternyata di HI parah juga karena tanggulnya jebol, sekalian saja saya abadikan," ujarnya kepada VIVAnews.

Situs tccandler.com melansir 100 orang perempuan berwajah paling menawan sepanjang tahun lalu. Ini dibuat dalam bentuk video yang bisa dinikmati penggemar situs berbagi video Youtube.

Wajah-wajah cantik itu bakal memuaskan mata Anda selama menonton rekaman itu. Beberapa pesohor Hollywood, Amerika Serikat, Jepang, bahkan Timur Tengah masuk dalam daftar itu. Aktris Emilia Clarke berada di posisi no wahid sebagai perempuan paling menawan itu.

Ingin tahu siapa saja selebritas perempuan paling mempesona itu? Simak videonya di sini:


Tuhan memberikan anugerah dada yang indah pada setiap perempuan.

Namun terkadang banyak dari mereka tidak mensyukuri nikmat ini hingga akhirnya mati-matian untuk merubah bentuknya. Jutaan rupiah melayang demi mendapatkan buah dada sempurna versi mereka.

Hal ini bisa mendatangkan kepuasan, namun tak pelak banyak kasus menimpa seputar cangkok payudara. Misalnya seekor ular di Israel pernah mati saat menggigit buah dada model tengah berfoto dengan hewan itu. Ternyata sang model menyuntikkan silikon dan cairan itu pecah hingga meracuni si ular.
Kemarin terjadi payudara meletus akibat ulah nyamuk. Gigitan kecil hewan itu ternyata bisa berakibat fatal bagi pemiliknya dan masih banyak lagi kasus lain bisa dijadikan pelajaran betapa kita harus mensyukuri bentuk dada yang kita miliki.
Bagi perempuan di lima negara ini mencangkok payudara nampak sudah menjadi kebutuhan sebab saban tahun angka operasi pembentukan buah dada makin bertambah. Negara mana saja? Dilansir dari surat kabar New York Post, berikut ulasannya.


1. Amerika Serikat

 

Pertumbuhan perempuan mencangkok payudaranya di Amerika Serikat mencapai 336.648 orang pada 2010. Meski angka itu lebih sedikit dua tahun terakhir, namun faktanya masih banyak remaja belasan tahun dan orang dewasa merubah bentuk payudaranya agar lebih sempurna.

Uniknya kasus implan payudara ini juga diiringi dengan kemajuan industri pornografi di Amerika. Banyak gadis melihat bintang panas punya bentuk buah dada yang indah dan seksi. Beberapa remaja dilaporkan membawa foto artis porno dan minta dokter bedah kecantikan agar bisa membentuk payudara mirip mereka.

2. Inggris

 

Inggris menjadi negara dengan tingkat pertumbuhan perempuan ingin cangkok payudara tertinggi. Dua tahun lalu sebanyak 34.400 prosedur bedah kecantikan dilakukan dokter Britania, dan 41 persen merubah buah dada.

Tak hanya mereka usia dewasa melakukan bedah payudara ini, remaja pun demikian dan para orang tua merestui. Juni tahun lalu seorang perempuan Sarah Burge memberikan cek seharga Rp 93,1 juta pada putrinya berusia 17 tahun untuk bisa melakukan operasi buah dada sesuai dia inginkan. Sarah sendiri juga mencangkok payudara hingga menghabiskan dana Rp 7,7 miliar.

3. Korea Selatan

 

Bedah payudara dan operasi plastik bukan barang baru di Korea Selatan. Hal membuat terkejut pada 2010 jumlah kaum hawa ingin cangkok buah dada melejit menjadi 44.000 orang, sebelumnya setengah dari itu.

Selain cangkok payudara, kaum hawa Negeri Ginseng juga hobi permak wajah, terutama area mata, tulang pipi, betis, dan hidung agar mirip artis.

4. Brasil

 

Rata-rata perempuan Brasil membesarkan payudara mereka untuk mencapai hasil sempurna dan ini banyak dilakukan remaja usia 18 tahun ke atas. Mereka menginginkan bentuk dada mirip model yang mereka lihat di acara-acara kelas internasional macam Karnaval Rio de Janeiro hingga pentas mode Rio Fashion Week.

Harga untuk payudara buatan ini cukup murah yakni sekitar Rp 18 juta, tergantung tingkat kesulitan. Selain cangkok buah dada, kaum hawa Brasil juga doyan membentuk bokongnya agar terlihat lebih seksi saat memakai bikini.

5. Singapura

 

Rumah sakit besar di Singapura sering kebanjiran permintaan bedah payudara. Pasien datang dari berbagai tempat di Asia, termasuk Indonesia. Rata-rata dari mereka tidak menyukai bentuk dada cenderung rata biasa dimiliki kaum hawa benua ini.

Tidak seperti perempuan di benua lain, jumlah gadis-gadis Asia melakukan cangkok payudara masih terhitung wajar. Jumlahnya masih sekitar dua persen dari total populasi kaum hawa melakukan operasi buah dada seluruh dunia.


Bintang lapangan hijau tak hanya piawai menggocek bola namun juga hebat dalam menjerat kaum hawa. Setidaknya ini terlihat dari para pesepakbola muslim di klub-klub dunia. Mereka tak segan menggandeng perempuan cantik walau bukan muhrimnya.
Situs listverse.com merangkum lima pendamping pesepakbola muslim ini. Hanya ada satu nama sudah resmi menjadi suami-istri yakni Eric Abidal dan Hayet. Selebihnya masih berstatus pacaran. Siapa saja perempuan menawan di samping mereka? Berikut ulasannya.

1. Hayet Abidal

Hayet Abidal istri dari pemain sepak bola klub Barcelona Eric Abidal di posisi belakang. Mereka menikah pada 2007.

Keduanya bertemu saat masih usia belasan di Prancis. Saat itu Hayet seorang pemandu sorak. Keduanya berpacaran dan akhirnya menikah setelah dikaruniai dua anak perempuan, Meliana dan Canelia.

2. Sarah Williams

Tidak banyak orang tahu mengenai Sarah Williams. Dia disebut-sebut pacar baru Karim Benzema pesepakbola dari klub Real Madrid. Sarah berkulit gelap ini seorang model asal Prancis. Keduanya sudah menjalin kasih sejak akhir 2011.

Sarah dan Benzema tidak segan mengumbar kemesraan di depan umum. keduanya bahkan membiarkan juru foto mengabadikan saat mereka liburan bersama.?

3. Tatiana Golovin

Tatiana Golovin lahir di Ibu Kota Moskow, Rusia, pada 25 Januari 1988. Dia mantan petenis cantik asal Prancis mengundurkan diri tahun lalu.

Sudah hampir dua tahun Golovin menjalin kasih dengan gelandang Manchester City Samir Nasri yang juga memperkuat tim nasional Negeri Menara Eiffel itu. Keduanya bertemu di sebuah pesta dan kini mereka hidup bersama di Ibu Kota London, Inggris.

4. Mandy Grace Capristo

Mandy Grace Capristo lahir di Kota Mannheim, Jerman, oada 21 Maret 1990. Dia dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu, pedansa, dan model. Capristo masuk dalam daftar 100 perempuan paling seksi sejagat versi majalah FHM tiga tahun lalu.

Capristo menjalin cinta dengan pemain gelandang Real Madrid Mesut Ozil. Mereka resmi berpacaran kemarin setelah sebelumnya sering bertemu di pelbagai acara.

5. Amra Silajdzic

Amra Silajdzic seorang model dan aktris berdarah Bosnia. Kini dia menetap di Kota Los Angeles, Amerika Serikat untuk melebarkan sayap karirnya.

Silajdzic menjalin kasih dengan pesepakbola Edin Dzeko, penyerang klub Manchester City. Keduanya bertemu saat menghadiri pesta di sebuah kelab di Inggris.

Hakikat Zionisme:

Zionisme adalah sebuah gerakan dibentuk oleh Theodor Herzl pada 1896. Bertujuan mengembalikan orang-orang Yahudi di seantero jagat ke Eretz Yisrael atau Zion, nama lain untuk Yerusalem atau Tanah Israel.

Nama Zionisme berasal dari bukit Zion, sebuah bukit di Kota Yerusalem di mana pernah berdiri kuil Sulaiman. Pendukung dari gerakan ini disebut Zionis. Namun saat ini, terdapat kebingungan di antara bangsa Yahudi soal istilah Zionisme. Artinya berbeda untuk banyak orang. Alasannya lantaran faktor sejarah.

Zionisme telah menjadi gerakan dikuasai Yahudi sekuler. Herzl dan kawan-kawannya yang merupakan Yahudi campuran tidak meyakini atau mempraktikkan Torah (Taurat dalam bahasa Ibrani). Bahkan, beberapa kaum Zionis antiagama dan menilai ajaran Torah tidak sesuai konsep negara modern.

Alhasil, inti dari gagasan Zionis - bangsa Yahudi harus kembali ke Tanah Suci dan mendirikan negara - tidak saja bersifat sekuler. Kenyataannya, sejak awal gerakan Zionis mempunyai anggota dari kalangan religius.

Beberapa kaum Yahudi sekarang ini menggunakan istilah Zionisme sebagai sinonim bagi negara Israel sekuler. Mereka mendukung negara Israel meski menjadi anti-Zionis. Kelompok semacam ini hanya mengeluhkan negara Israel karena kurang religius. Mereka berharap suatu saat Israel bisa didominasi partai-partai religius.

Tapi hakikat dari Zionisme bukan seperti itu. Ini merupakan konsep di mana bangsa Yahudi harus bangkit, keluar dari pengasingan tanpa menunggu Sang Penyelamat dan mendirikan pemerintahan Yahudi di Tanah Suci. Ide ini melanggar Torah dan ditolak para rabbi dari semua generasi. Rabbi-rabbi Zionis kerap mengklaim kesimpulan itu muncul lantaran negara Israel dianggap kurang religius.

Rabbi Gedalya Lieberman dari Australia menulis Zionisme adalah fenomena rasis chauvinis dan bertolak belakang dengan ajaran Yudaisme. "Yudaisme adalah sebuah agama, bukan ras atau kebangsaan," katanya seperti dilansir truetorahjews.org.

Rabbi Agung Joel Teitelbaum hingga akhir hayatnya di New York, Amerika Serikat, mengutuk gerakan Zionis. Dia menuding enam juta orang Yahudi tewas dibantai tentara Nazi Jerman pada Perang Dunia kedua merupakan hukuman Tuhan terhadap Zionisme. "Zionisme adalah pekerjaan setan, penistaan agama," dia menegaskan.

Zionisme dan Anti-Semitisme:

Theodor Herzl (1860-1904) mengakui anti-Semitisme akan mempermulus tujuan mendirikan negara bagi bangsa Yahudi. Dia menegaskan bagaimana pun caranya, anti-Semit harus menjadi isu politik internasional.

"Anti-Semit akan menjadi teman terpercaya kita, negara-negara (mendukung) anti-Semit adalah sekutu kita," tulis Herzl dalam bukunya Der Judenstaat (Negara Israel) halaman 19, seperti dilansir truetorahjews.org. Buku ini diluncurkan pada 14 Februari 1896 di Leipzig, Jerman, dan Austria.

Herzl adalah wartawan Yahudi keturunan Austria-Hungaria. Dia dilahirkan pada 2 Mei 1860 di Past, Hungaria. Nama aslinya Benjamin Ze'ev Herzl.

Sejumlah hasil penelitian menyebutkan imigrasi warga Yahudi ke Israel makin meningkat di saat anti-Semit juga naik. Para pemimpin Zionis mengkampanyekan isu itu untuk mendorong kaum Yahudi keluar dari negara tempat tinggal mereka lantaran merasa sudah tidak aman. Anti-Semit diperlukan untuk menjaga mayoritas Yahudi di Israel.

Inilah yang terjadi saat rezim Adolf Hitler berkuasa di Jerman. Kongres Yahudi Amerika pada Maret 1933 menyerukan unjuk rasa besar-besaran di Madison Square Garden, New York, untuk memboikot semua produk asal Jerman. Alhasil, 40 ribu orang berdemonstrasi anti-Hitler. Seruan serupa juga disampaikan kepada seluruh kaum Yahudi sejagat untuk memboikot produk Jerman dan menolak semua kepentingan ekonomi negara itu.

Hasilnya, Hitler marah besar. Lantaran demo tidak berhenti, pada 28 Maret 1933, Hitler memerintahkan memboikot semua toko dan perusahaan milik kaum Yahudi di Jerman. Kampanye ini berhasil, warga Yahudi di negara itu merasa tidak nyaman dan ingin keluar.

Karena itulah, masih di tahun yang sama, pimpinan Zionis di Jerman meneken Perjanjian Perpindahan dengan pemerintahan Hitler. Berdasarkan kesepakatan itu, warga Yahudi dipaksa pindah ke wilayah Palestina, tempat akan menjadi berdirinya negara Israel. Sebelum anti-Semit meningkat di Jerman, amat sedikit kaum Yahudi bersimpati atas gerakan Zionis.

Dengan perjanjian itu pula, Hitler mendirikan 40 kamp pelatihan bagi warga Yahudi sebagai persiapan tinggal di Palestina. Hingga akhir 1942, sedikitnya ada satu kamp Kibbutz telah mengibarkan calon bendera Israel.

Untuk memastikan kaum Yahudi itu tidak lari ke negara lain, kaum Zionis tidak segan bertindak kejam. Atas dasar pengaruh mereka pula, lima kapal berisi pengungsi Yahudi asal Jerman ditolak masuk ke Amerika Serikat. Mereka akhirnya dikirim kembali ke Jerman dan akhirnya dibunuh tentara Nazi di dalam kamp gas beracun.

Prinsip keji ini dianut pula oleh David Ben Gurion, perdana menteri pertama Israel. "Jika saya tahu bisa menyelamatkan semua anak (Yahudi) di Jerman dengan membawa mereka ke Inggris dan hanya setengah dari mereka dapat diungsikan ke Eretz Israel. Saya akan mengambil pilihan kedua. Ini bukan sekadar persoalan menyelamatkan nyawa anak-anak Yahudi, namun bagaimana memelihara sejarah rakyat Israel," ujar Ben Gurion pada 7 Desember 1938.

Darah Yahudi di tangan Zionis:

Banyak orang boleh saja bersimpati terhadap korban Holocaust, pembantaian oleh tentara Nazi Jerman terhadap warga Yahudi selama Perang Dunia kedua. Konon korbannya mencapai enam juta. Namun hanya sedikit orang tahu Zionis mendalangi pembantaian itu.

Ceritanya begini. Presiden Amerika Serikat Franklin Delano Roosevelt pada 6-15 Juli 1938 menggelar konferensi the Evian buat membahas persoalan pengungsi Yahudi. Delegasi dari the Jewish Agency diketuai oleh Golda Meir (kemudian menjadi perdana menteri Israel pada 1970-an) menolak solusi dari Jerman. Negara itu menawarkan US$ 250 per kepala buat orang Yahudi di Jerman dan Austri agar pindah ke negara lain. Amerika bersama 32 negara lain yang hadir dalam pertemuan itu akhirnya menolak pula gagasan Jerman ini.

Di lain waktu, 1 Februari 1940, Wakil Presiden the United Jewish Appeal Henry Montor ogah turun tangan menangani kapal bermuatan pengungsi Yahudi di Sungai Danube, Jerman. "Palestina tidak bisa dibanjiri oleh ... orang-orang tua atau yang tidak ingin pindah ke sana," katanya memberi alasan, seperti dilansir truetorahjews.org.

Setahun kemudian dan pada 1942, Gestapo Jerman berniat menyelamatkan jutaan orang Yahudi. Mereka menawarkan seluruh Yahudi di Eropa untuk transit di Spanyol jika mereka mau meninggalkan semua kekayaan mereka di Jerman dan Prancis. Syaratnya: tidak boleh ada yang pergi ke Palestina, semua pengungsi Yahudi akan dikirim ke Amerika dan daerah jajahan Inggris dengan visa diurus oleh orang Yahudi tinggal di sana, dan the Jewish Agency bakal memberikan USD 1 ribu per keluarga setelah mereka tiba di Spanyol.

Para pemimpin Zionis di Swiss dan Turki menyetujui ususlan ini karena mereka paham Palestina tidak bisa dijadikan tujuan pengungsi sebab sudah ada perjanjian antara Jerman dan mufti di Palestina.

Namun pentolan Zionis lainnya menentang gagasan itu. Alasan mereka: Palestina harus menjadi satu-satunya tujuan buat pengungsi Yahudi, orang-orang Yahudi itu lebih baik menderita dan terbunuh agar negara menang perang menyepakati berdirinya negara Israel di wilayah Palestina, dan mereka menolak memberikan kompensasi buat para pengungsi Yahudi itu.

Tawaran serupa dari Hungaria pada 1944 juga dtolak. Para pemimpin Zionis juga berhasil menggagalkan penyelamatan 300 rabbi bersama keluarga mereka ke Mauritius lewat Turki.

Pada 16 Februari 1943, Rumania berencana mengevakuasi 70 ribu pengungsi Yahudi. Prposal ini dilansir pelbagai surat kabar di New York, Amerika Serikat. Yitzhak Greenbaum, Ketua the Rescue Committee of the Jewish Agency dua hari kemudian berbicara di hadapan anggota Dewan Eksekutif Zionis di Tel Aviv. "Ketika mereka menanyakan saya apakah Anda bisa membiayai penyelamatan Yahudi di Eropa, saya bilang tidak, saya bilang sekali lagi tidak...harus ada yang menolak rencana ini karena membuat kegiatan Zionis bukan prioritas utama."

Sepekan berselang, Presiden Kongres Yahudi Amerika (AJC) Stephen Wise menyatakan penolakan terbuka soal rencana itu. Dia juga mengumumkan pihaknya tidak bisa memberikan bantuan dana buat memuluskan penyelamatan itu. Dia juga menolak usulan membentuk dewan penyelamat pengungsi Yahudi oleh Amerika yang disampaikan Komite Darurat buat Menyelamaakan Orang Yahudi (ECSJP) pada 1944.

Selama perundingan untuk mendirikan Dewan Pengungsi Perang itu, Chaim Weizman menegaskan bagian penting dari bangsa Yahudi sudah tinggal di Palestina, sedangkan orang-orang Yahudi di luar Palestina tidak terlalu penting. "Satu sapi di Palestina lebih berharga ketimbang seluruh orang Yahudi di Eropa," ujarnya.

Anggota Kongres Amerika William Stration pada 1947 mensponsori rancangan beleid buat memberikan visa Amerika bagi 400 ribu pengungsi Yahudi. Tapi rancangan undang-undang ini gagal disahkan setelah sejumlah pemimpin Zionis di negara itu menolak.

Kejadian serupa juga berlangsung di Kanada pada 23 Februari 1956. Majelis Rendah Parlemen Kanada menanyakan kepada Menteri Imigrasi J.W. Pickersgill, apakah bersedia menampung pengungsi Yahudi. "Pemerintah tidak bisa melanjutkan ke arah itu karena pemerintah Israel...tidak ingin kita melakukan itu," jawabnya.

Kepemimpinan Zionis pada 1972 juga berhasil menggagalkan upaya Kongres Amerika mengizinkan masuk 20-30 ribu pengungsi Yahudi dari Rusia. Dua organisasi bantuan Yahudi di negara itu, Joint dan HIAS, dipaksa untuk menurunkan para pengungsi Yahudi itu di Wina (Austria), Roma (Italia), dan kota-kota Eropa lainnya.

Semua kenyataan itu kian membuktikan Zionis mendalangi Holocaust.

Sumber : www.merdeka.com

Jamilah Kolocotronis, melalui jalan berliku untuk sampai menjadi seorang Muslim. Uniknya, ia mendapatkan hidayah dari Allah swt mengikrarkan dua kalimat syahadat, justeru saat ia menempuh pendidikan demi mewujudukan cita-citanya menjadi seorang pendeta agama Kristen Lutheran yang dianutnya.
 
Kisah Jamilah berawal pada tahun 1976. Meski kuliah di sebuah universitas negeri, ia masih memendam keinginan untuk menjadi pendeta. Jamilah lalu mendatangi seorang pastor di sebuah gereja Lutheran dan menyampaikan keinginannya untuk membantu apa saja di gereja. Pastor itu kemudian meminta Jamilah untuk mewakilinya di acara piknik untuk para mahasiswa baru dari negara lain. Dalam acara ini, untuk pertamakalinya Jamilah bertemu dengan seorang Muslim.
 
Muslim itu bernama Abdul Mun’im dari Thailand. “Ia punya senyum yang manis dan sangat sopan. Saat kami berbincang-bincang, ia seringkali menyebut kata Allah,” kata Jamilah.
Jamilah mengaku agak aneh mendengar Mun’im menyebut nama Tuhan, karena sejak kecil ia diajarkan bahwa orang di luar penganut Kristen akan masuk neraka. Saat itu, Jamilah merasa bahwa Mun’im adalah golongan orang yang akan masuk neraka, meski Mun’im percaya pada Tuhan dan berperilaku baik. Jamilah bertekad untuk bisa mengkristenkan Mun’im.
 
Jamilah pun mengundang Mun’im datang ke gereja. Tapi betapa malu hatinya Jamilah ketika melihat Mun’im datang ke gereja dengan membawa al-Quran. Usai kebaktian, Jamilah dan Mun’im berbincang tentang Islam dan al-Quran. Selama ini, Jamilah hanya mendengar istilah “Muslim” dan memahaminya dengan hal-hal yang negatif. Kala itu, sejak era tahun 1960-an warga kulit putih di AS meyakini bahwa warga Muslim kulit hitam ingin menyingkirkan warga kulit putih.
 
Selama dua tahun, Jamilah tetap melakukan kontak dengan Mun’im. Lewat aktivitasnya di sebuah Klub International, Jamilah juga bertemu dengan beberapa Muslim lainnya. Jamilah tetap berusaha melakukan kegiatan misionarisnya untuk memurtadkan mereka dan masih punya keinginan kuat untuk menjadi pendeta meski waktu itu, di era tahun ’70-an gereja-gereja belum bisa menerima perempuan di sekolah seminari.
Waktu terus berjalan, kebijakan pun berubah. Setelah menyelesaikan studinya di universitas, sebuah seminari Lutheran mau menerimanya sebagai siswa. Jamilah pun langsung mengemasi barang-barangnya dan pergi ke Chicago untuk memulai pelatihan menjadi pendeta.
 
Tapi, cuma satu semester Jamilah merasakan semangat belajarnya di seminari itu. Jamilah sangat kecewa dengan kenyataan bahwa seminari itu tidak lebih sebagai tempat untuk bersosialisasi dimana pesta-pesta digelar dan minum-minuman keras sudah menjadi hal yang biasa. Jamilah makin kecewa ketika seorang profesor mengatakan bahwa para cendikiawan Kristen mengakui bahwa Alkitab bukan kitab suci yang sempurna, tapi sebagai pendeta mereka tidak boleh mengungkapkan hal itu pada para jamaah gereja. Ketika Jamilah bertanya mengapa, jawabannya tidak memuaskan dan ia diminta menerima saja keyakinan itu.
Jamilah akhirnya memutuskan meninggalkan seminari dan pulang ke rumah. Ia memutuskan untuk lebih meluangkan waktu untuk mencari kebenaran. Di tengah pencariannya itu, Jamilah diterima kerja sebagai sekretaris di daerah pinggiran St. Louis tak jauh dari rumahnya.

Mencari Kesalahan al-Quran
Suatu hari Jamilah masuk ke sebuah toko buku dan menemukan al-Quran di toko buku itu. Jamilah tertarik untuk membelinya karena ia ingin mencari kelemahan dalam al-Quran. Jamilah berpikir, sebagai orang yang bergelar sarjana di bidang filosofi dan agama serta pernah mengenyam pendidikan di seminari, pastilah mudah baginya menemukan kelemahan-kelemahan al-Quran sehingga ia bisa mempengaruhi teman-teman Muslimnya bahwa mereka salah.
“Saya baca al-Quran dan mencari kesalahan serta ketidakkonsistenan dalam al-Quran. Tapi saya sama sekali tak menemukannya. Saya malah terkesan saat membaca Surat Al-An’am ayat 73. Untuk pertama kalinya saya ingin mengetahui lebih banyak tentang Islam,” ujar Jamilah.
Jamilah memutuskan untuk kembali ke universitasnya dulu dan mengambil gelar master di bidang filosofi dan agama. Pada saat yang sama, selain mengunjungi kebaktian di gereja, Jamilah juga datang ke masjid pada saat salat Jumat. Saat itu, Jamilah mengaku belum siap menjadi seorang Muslim. Masih banyak ganjalan pertanyaan memenuhi kepalanya.
 
Namun Jamilah tetap melanjutkan pencariannya tentang agama. Ia banyak mendapat penjelasan dari teman-temannya di universitas yang Muslim tentang berbagai keyakinan dalam Kristen yang selama ini ketahui. Selain mempelajari Islam, Jamilah juga mempelajari agama Budha. “Saya cuma ingin menemukan kebenaran,” kata Jamilah.
 
Mengucap Dua Kalimat Syahadat
Seiring berjalannya waktu, Jamilah merasakan kecenderungannya pada Islam pada musim panas 1980. Satu hal yang masih mengganggu pikirannya ketika itu adalah mengapa orang Islam harus berwudhu sebelum salat. Ia menganggap itu tidak logis karena manusia seharusnya bisa mengakses dirinya pada Tuhan kapan saja. Namun pertanyaan yang mengganggu itu akhirnya terjawab dan Jamilah bisa menerima jawabannya.
Akhirnya, malam itu Jamilah membulatkan tekadnya untuk menerima Islam sebagai agamanya. Ia pergi ke sebuah masjid kecil dekat universitas. Kala itu, malam ke-9 di bulan Ramadhan, Jamilah mengucapkan dua kalimat syahadat disaksikan oleh sejumlah pengunjung masjid.
 
“Butuh beberapa hari untuk beradaptasi, tapi saya merasakan kedamaian. Saya sudah melakukan pencarian begitu lama dan sekarang saya merasa menemukan tempat yang damai,” tukas Jamilah.
Setelah menjadi seorang Muslim, awalnya Jamilah menyembunyikan keislamannya dari teman-teman di kampus bahkan keluarganya. Menceritakan pada keluarganya bahwa ia sudah menjadi seorang Muslim bukan persoalan gampang buat Jamilah. Begitupula ketika ia ingin mengenakan jilbab. Tapi jalan berliku dan berat itu berhasil dilaluinya. Kini, Jamilah sudah berjilbab, ia tidak jadi pendeta tapi sekarang ia menjadi kepala sekolah di Salam School, Milwaukee. Di tengah kesibukannya mengurus enam puteranya, Jamilah mengajar paruh waktu dan menulis novel bertema Muslim Amerika.


Evans tumbuh dengan didikan yang ketat, meski tanpa kedua orang tuanya. Tinggal dekat dengan gereja dan belajar di sekolah Kristen adalah dua hal yang membentuknya menjadi pendeta muda. Namun ia tak pernah menyangka, Injil justru membimbingnya pada perhentian yang lain, yakni Islam.
***
“Aku dibesarkan oleh kakek dan nenekku, di South Carolina (AS),” Evans mengawali ceritanya. Malam itu, 6 Februari 2009, ia diundang untuk berbicara di Masjid Omar Al Farouk, California. Ibunya meninggalkan rumah sejak Evans masih kecil, sedangkan ayahnya tinggal jauh darinya untuk bekerja. “Di rumah hanya ada aku dan dua orang penganut Kristen yang sangat konservatif (kakek dan nenek).”
Konservatisme, menurut Evans, tak menyulitkan kedua orang terdekatnya itu untuk membentuk dirinya. Sejak kecil, Evans telah terbiasa datang ke gereja pada Minggu pagi dan malam, ditambah Rabu. “Dan dalam Kristen, orang-orang seperti kami termasuk golongan sangat relijius,” katanya.
“Dari gereja, rumah kami hanya dibatasi oleh dua rumah lain,” Evans melanjutkan. Karenanya, ia tak pernah absen dari sekolah Minggu dan kegiatan Sabtu malam yang diadakan gereja.
Meski mengaku tak menyukai gereja—di mana ia harus diam, mendengarkan ceramah pastur, berdiri, lalu kembali duduk dan mendengarkan, Evans kecil menyukai sekolah Minggu. Ia senang mendengarkan cerita-cerita tentang nabi seperti Musa, Nuh, dan Ibrahim. “Cerita-cerita itu yang kupahami sebagai Kristen.”
Pada usia 12 hingga 14 tahun, Evans mengikuti layanan gereja setiap Sabtu malam, di mana ia bisa bermain basket, sepak bola, makan pizza dan kue bersama teman-teman sebayanya. Lalu, kegiatan itu diakhiri dengan ceramah 30 menit oleh seorang pendeta muda. “Usianya hanya tiga tahun lebih tua dariku. Ia berbicara tentang agama, Tuhan, dan banyak hal lain.”
Dari kegiatan-kegiatan gereja yang ia ikuti, Evans mulai menemukan keimanan terhadap agama tersebut. “Untuk pertama kalinya, aku beragama atas dasar keinginanku sendiri,” ujarnya.
Keimanan Evans semakin ‘aman’ ketika akhirnya ia melanjutkan ke sekolah tinggi yang disebutnya ‘sekolah Kristen paling konservatif’ di South Carolina, Bob Jones University. Di kampusnya, laki-laki dan perempuan harus mengenakan pakaian tertutup, dilarang berduaan dengan lawan jenis, dan tak ada pesta.
Di kampus itu, Evans berkawan akrab dengan seorang pendeta muda, yang kritis dan begitu ingin tahu banyak hal tentang Injil. “Karena kami tahu, Injil memiliki banyak versi,” katanya. Maka suatu hari, sang kawan mengajukan sebuah pertanyaan ringan yang tak pernah diduga Evans, “Apakah kamu pernah membaca Injil?”
Evans terdiam sejenak, lalu menjawab bahwa tentu ia pernah membacanya saat di gereja, ketika pastor menyuruh jamaat membaca ayat tertentu. Sang teman lalu mengajak Evan membacanya seperti membaca buku, dari bagian awal hingga akhir. “Jika Tuhan bisa berbicara dengan pastor melalui Injil, seharusnya dengan kita pun bisa,” Evan menirukan ucapan temannya.
“Itu ide yang sangat bagus, dan kami mulai membacanya,” kata Evans yang memulainya dengan membaca Kitab Perjanjian Lama. Di kitab itu, ia menemukan kisah-kisah nabi seperti pernah didengarkannya di sekolah Minggu. Namun ia segera dikejutkan beberapa bagian kisah yang justru menenggelamkan kemuliaan para utusan Tuhan tersebut, seperti menggambarkan nabi tertentu sebagai pecandu alkohol.
“Para nabi seharusnya adalah orang-orang mulia yang mampu menjadi teladan bagi umatnya,” Evans berontak. Merasa ada yang salah dengan kitabnya, ia mendatangi beberapa pastor. Dan ia kembali kecewa dengan jawaban para pastor itu. “Dengan jawaban yang sama dan normatif, mereka menasihatiku untuk tidak membiarkan ilmu pengetahuan meruntuhkan keimananku,” kata Evans. Ia juga diminta membaca Kitab Perjanjian Baru.
Meski tanpa penjelasan memuaskan, Evans menggarisbawahi satu pesan utama dari Kitab Perjanjian Lama yang baru ditamatkannya. “Tuhan itu Satu, dan Ia adalah Dzat yang Unik. Ia selalu iri soal pemujaan. Jika ada yang menyembah selain diri-Nya, Tuhan memberinya hukuman.”
Evans mulai membaca Kitab Perjanjian Baru. Kali ini, pertanyaan yang mengelilingi otaknya adalah mengenai mereka yang namanya disebutkan dalam Injil; Matthew (Matius), Luke (Lukas), John (Yohanes), dan Mark (Markus). Tak hanya itu, ia mulai mendalami ajaran Yesus melalui ucapan-ucapannya di dalam Injil. “Aku menangkap pesan yang sama (dengan yang ada di dalam Kitab Perjanjian Lama), Tuhan hanya satu,” katanya.
Pertanyaan-pertanyaan itu mengganggunya, dan memberinya sebuah keputusan. “Kutinggalkan Kristen.”
Baginya, tak perlu ada yang berdiri di antara dirinya dengan Tuhan. Ketika aku ingin meminta sesuatu dari-Nya, aku hanya perlu datang kepada-Nya,” kata Evans.
Ia mulai mencari agama, mempelajari Yahudi, Budha, Hindu, Thao, dan banyak lainnya. Dan setiap bertemu dengan pemeluk agama tertentu yang belum dipelajarinya, Evans selalu bertanya, “Apakah kamu punya sebuah kitab?”
Tak kunjung menemukan Tuhan, Evans menyerah dan marah. Menurutnya, Tuhan mempedulikannya. Sebagai pelampiasan, Evans mulai berpesta dan berteman alkohol, dua hal yang selalu dijauhinya.
Satu malam, pulang dari pesta, Evans selamat dari kecelakaan yang bisa saja merenggut nyawanya. Tiga bulan kemudian, ia kembali selamat dari peluru pistol yang ditodongkan padanya di sebuah mesin ATM. “Ucapan ibuku mulai membuatku berpikir, ‘Tuhan punya maksud di balik ini semua’.”
Sejauh itu, Evans tak mengenal Islam. Dan perkenalan pertamanya tak berlangsung baik. Saat melihat-lihat rak buku agama di kampusnya, Evans menemukan sebuah buku tentang Islam. Belakangan ia baru tahu bahwa buku itu hanya berisi propaganda negatif tentang Islam. “Ia menyebutkan banyak hal buruk, salah satunya adalah bahwa Islam membolehkan Muslim membunuh orang-orang non Muslim, kapanpun dan di manapun.”
Evans kembali bertemu Islam saat ia mengenal seorang Amerika-Afrika. Ketika Evans bertandang ke rumahnya, mereka berdebat tentang agama. Saat itulah Evans tahu bahwa ia berdiskusi dengan seorang Muslim. Diajaknya Evans ke masjid.
Joshua Evans 
Di masjid, Evans mendengarkan khutbah Jumat yang berbicara tentang pengampunan Allah. “Belakangan aku tahu, segalanya sengaja dipersiapkan bagiku. Temanku telah memberitahu sang imam tentang kedatanganku,” ujarnya, disambut tawa orang-orang yang menyimak ceritanya.
Terlepas dari itu, Evans tertarik dengan materi khutbah yang baru didengarkannya. Dan saat menyaksikan para Muslim melakukan gerakan ruku’ dan sujud, Evans tak mampu menutupi kekagumannya. “Itu lebih dari berdoa. Itu adalah menyembah, penuhanan yang sesungguhnya,” kata Evans.
Setelah shalat Jumat usai, Evans menghampiri sang imam dan bertanya, “Apakah kalian (Muslim) mempunyai sebuah kitab?”
Evans membaca kitab dari sang imam, surah demi surah. “Aku tahu nama-nama ini; Ibrahim, Musa, Daud, Zakariya, Isa. Tapi, ada yang berbeda tentang mereka dalam kitab ini,” teriaknya dalam hati. Alquran menggambarkan dan mengisahkan mereka sebagai orang-orang mulia yang harus diteladani umatnya.
Membaca kisah-kisah tentang Yesus, Evans semakin kagum. Menurutnya, Injil tak menjelaskan bagaimana Maryam menghadapi tuduhan yang ditujukan padanya, bagaimana Yesus yang masih bayi berbicara untuk membela ibunya.
“Ini kisah yang sangat indah. Siapapun pengikut kitab ini, aku ingin menjadi seperti mereka,” kata Evans.
Jumat berikutnya, Evans kembali mendatangi masjid tempatnya mendengarkan khutbah. “Bukan untuk menanyakan apakah mereka punya kitab yang lain,” katanya. “Aku datang untuk menerima Islam.”
“Desember 1998. Aku masih mengingatnya,” ujar Evans, tersenyum.


Namanya Abdallah bin Said al-Bishi. Ia mewarisi profesi ayahnya sebagai algojo pancung bagi terpidana mati di Arab Saudi. Boleh dibilang ia merupakan algojo paling masyhur. Stasiun televisi dari Libanon, LBC TV, pernah menyiarkan wawancara khusus dengan Abdallah pada 4 November 2006.

Algojo seperti Abdallah inilah yang bertugas mencabut nyawa terpidana mati, termasuk Ruyati binti Satubi, yang dipancung Sabtu pekan lalu. Jumlahnya memang tidak diketahui pasti, setidaknya ada enam algojo yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi. Abdallah ditempatkan untuk Kota Mekkah.
Abdallah memulai tugas pertamanya pada 1991, sepekan setelah ayahnya, Said al-Bishi wafat. Umurnya waktu itu 32 tahun. Ia sempat terkejut setelah beberapa pejabat dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan surat pengangkatannya sebagai algojo. Hari pertama, ia langsung memancung tiga orang.
Dengan pedang bernama “Sultan” warisan ayahnya, ia mengaku gugup saat pertama memenggal kepala orang. Pedang Sultan berbentuk melengkung seperti bulan sabit dengan panjang setengah meter. “Tiap orang sedikit gugup saat memulai pekerjaan barunya dan takut gagal,” kata Abdallah. Hingga kini, ia mengaku telah memancung lebih dari 100 kepala.

Di masa kecil, Abdallah pernah menyaksikan ayahnya memenggal kepala seorang pembunuh di depan gerbang Raja Abdul Aziz. Ia datang bersama ayahnya karena ingin melihat organ pencernaan seperti yang ia pelajari di sekolah. “Namun, yang saya lihat kepala manusia melayang, dari lehernya ada pancaran darah seperti sumur dan kemudian jatuh. Cukup dan saya tak tahan lagi,” ujarnya. Malamnya, ia susah tidur dan sekali bermimpi buruk
[ads-post]
Sesuai syariat Islam, Saudi menerapkan hukum pancung terhadap terpidana mati kasus pembunuhan. Eksekusi bisa batal jika keluarga korban memaafkan dan pelaku diharuskan membayar diyat (uang pengganti) yang ditetapkan oleh keluarga korban.
Menurut ahli psikologi dari Kementerian Dalam Negeri Saudi, Dr Turki al-Atyan, syariat Islam memerintahkan hukuman mati dilaksanakan dengan cara dipenggal, bukan digantung atau ditembak. Ia mengungkapkan Saudi pernah menerapkan hukuman mati dengan cara ditembak.
Untuk memuluskan tugasnya, Abdallah hanya memakai pedang produksi Jowhar karena terbuat dari besi keras yang tidak mudah patah dan memang khusus untuk memancung kepala. Jowhar adalah sebuah kota kecil di Somalia, sekitar 90 kilometer sebelah utara Ibu Kota Mogadishu.
Cara memenggal pun ada dua: horizontal dan vertikal. Masing-masing memerlukan pedang khusus. Ia menyebut “Qaridha” sebagai pedang spesialis pancung dengan cara vertikal.
Ayah tiga anak ini mengaku tidak merasa berbeda saat akan memancung lelaki atau perempuan. Bahkan, ia mengaku pernah memenggal kepala teman-temannya yang menjadi terpidana mati. “Perbedaannya, kadang pria (yang akan dipenggal) tidak bisa mengendalikan kegelisahannya sehingga bingung duduk atau berdiri,” ujar Abdallah.

Selain memenggal kepala, Abdallah juga melaksanakan hukuman potong tangan atau kaki. Bedanya, kalau pancung, korban tidak dibius sama sekali, sedangkan potong tangan dibius lokal.
Ia menegaskan syarat utama menjadi algojo penggal adalah tidak boleh merasa iba terhadap orang yang akan dipancung. “Jika saya merasa iba, ia akan menderita. Bila hati ini merasa kasihan, tangan bakal gagal,” katanya.

Boleh jadi, profesi sebagai algojo pancung seperti pekerjaan turun-temurun bagi keluarga Al-Bishi. Menurut Abdallah, putra sulungnya, Badr, sudah dilatih menjadi algojo dan akan diangkat untuk bertugas di Ibu Kota Riyadh.

jangan cuma pada bengong pakk …ayoo lakukan strategii jangan sampai kena pancung lagi


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDDngkQRuNuCooFtqVjJcxMlUAbBNk9djkF0t24eKNrIyJSCGxGT0GNwOBLa8dNYcTOmYivCU1mh4H5CNfqdGjkjuU79XqxCoTf0TTten9RXfZPha-twCGrDVE2wLDyTm-1DORX5ZBoT8/h120/Gay.jpg

Oleh: Ahmad Sarwat, Lc. (warnaislam.com)
Perilaku homoseks bukan takdir dan bukan nasib, tetapi pilihan. Kalau kita katakan takdir atau nasib, maka seharusnya Allah SWT tidak melarangnya. Karena Allah takdirkan seseorang untuk melakukannya tanpa ada pilihan. 


Sesungguhnya perilaku homoseks adalah nafsu syahwat, seperti umumnya nafsu yang lain. Misalnya, nafsu untuk berzina dengan isteri orang, mantan pacar atau teman selingkuhan sekantor.
Semua itu bukan takdir, kan? Masa ada orang berzina enak-enakan, lalu ketika ditanya, kenapa berzina, jawabannya sudah takdir. Itu namanya bukan takdir, tetapi sudah jadi budak nafsu.


Sedangkan pandangan sebagian orang yang mengaku ‘ahli psikologi’ bahwa homoseks itu penyakit jiwa, memang sebagian ada benarnya. Tetapi sama sekali bukan legalitas yang membolehkan.
Ada seorang anak yang punya kelainan jiwa, misalnya hobi mencuri. Psikolog menyebutnya sebagai kleptomania. Tetapi koruptor pemakan uang rakyat, atau bandit yang berhasil menjebol bank, tidak bisa membela diri menggunakan alasan sebagai pengidap kleptomania. Lalu minta dibebaskan dari hukuman.
Demikian juga dengan para pelaku seks sejenis, baik homo atau lesbi, mereka tidak bisa berlindung di balik alasan bahwa mereka punya penyakit kejiwaan, sehingga hukumnya jadi halal kalau melakukan zina menyimpang itu. Mereka juga tidak bisa mengatakan bahwa di balik semua kemungkaran itu, semua telah ditentukan takdir atau nasib dari tuhan.


Sama saja dengan seorang alkoholic, yang tidak bisa lepas mulutnya dari khamar. Buat sebagian mazhab Psikologi, keadaan sesorang yang demikian dianggap sebagai penyakit kejiwaan. Lalu banyak para tukang minum khamar berlindung dengan menggunakan alasan itu.
Dalam pandangan syariah Islam, seks sejenis, mencuri dan minum khamar bukan penyakit jiwa, melainkan pilihan. Seseorang boleh memilih untuk tidak melakukan seks sejenis, tidak mencuri dan tidak minum khamar. Kalau dia bisa melakukannya, maka dia dapat pahala. Sebaliknya, dia juga bebas memilih untuk melakukan seks sejenis, mencuri dan minum khamar, tetapi untuk itu sudah disediakan siksa pedih di akhirat. Silahkan pilih saja, mana yang sekiranya lebih enak dinikmati.
Hukum ini nyaris mirip dengan hukum fisika dasar. Seorang yang loncat dari atap gedung pencakar langit, akan menghujam ke atas aspal dengan kecepatan tertentu, sehingga kepalanya akan pecah dan otaknya berceceran di mana-mana. Itu adalah pilihan. Silahkan pilih, terserah mau yang mana. Mau loncat atau tidak loncat?
Kalau tidak loncat, berarti aman. Tidak usah cari alasan bahwa seseorang terpaksa loncat karena sudah takdir dan sudah nasib. Orang yang berbicara seperti itu sebenarnya bukan sedang mengajukanalasan tetapi sedang stress berat.
Masak loncat dari gedung dibilang takdir dan nasib? Yang bener aja!
Apakah perilaku homoseks bisa disembuhkan?
Jawabnya sangat bisa, yang penting ada kemauan. Lha pecandu narkoba saja bisa disembuhkan, kenapa perilaku menyimpang seperti itu harus tidak bisa? Sekali lagi, jawabnya adalah bisa, bisa dan bisa. Tinggal masalah kemauan saja. Kalau tidak bisa disembuhkan, maka tidak mungkin Allah melarangnya, bukan?
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Tujuh pertanyaan sederhana yang sering kita temukan dalam bersosialisasi telah terjawab oleh sains.
Seringkali kita dibuat bingung oleh teman kita saat mereka bertanya hal-hal yang sebenarnya sangat sederhana, seperti "Lebih dulu mana ayam atau telur?", "Mengapa rambut memutih saat tua?", atau "Bagaimana cara kucing minum?". Kita tidak pernah benar-benar memikirkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ringan tersebut, tetapi tetap saja membuat penasaran.
Ternyata ada orang-orang di muka bumi ini yang mampu memberikan jawaban ilmiah atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, seperti kompilasi FaktaWow! berikut ini.
 
1. Lebih dulu mana ayam atau telur?
Cukup mengejutkan, jawabannya adalah Ayam. Penjelasannya sebagai berikut:
Seorang peneliti Inggris, Colin Freeman dari University of Sheffield, melakukan penelitian mengenai protein yang ditemukan pada cangkang telur yang disebut ovocledidin-17. Dengan menggunakan sebuah superkomputer bernama HECToR yang berlokasi di Edinburgh, Skotlandia, Mr. Colin dan timnya berhasil melakukan proses simulasi biomineralisasi yaitu proses pembentukan mineral atau organ solid di dalam mahluk hidup seperti yang dijelaskan pada tulisan ilmiahnya yang berjudul "Structural Control of Crystal Nuclei by an Eggshell Protein". Dari situ diketahuilah bahwa protein ovocledidin-17 ternyata juga ditemukan pada sel ovarium ayam. Protein ovocledidin-17 berfungsi untuk mempercepat pembentukan cangkang telur sehingga dalam waktu 24 jam, telur akan siap dikeluarkan. Walapun bukan merupakan tujuan utama dari riset, hal ini memberi jawaban atas pertanyaan "Lebih dulu mana atau telur?". Dan jawabannya adalah ayam, untuk alasan telur membutuhkan protein ovocledidin-17 yang terdapat di dalam ovarium ayam agar terbentuk.
2. Mengapa rambut memutih saat tua?
Sekumpulan ilmuwan dari Bradford University, Inggris yang berkolaborasi dengan sejumlah ilmuwan Jerman berhasil menemukan jawaban atas proses pemutihan rambut. Pada sebuah penelitian di Mainz dan Luebeck, Jerman, diketahui semasa hidupnya tubuh manusia memroduksi apa yang dinamakan hydrogen peroxide (H2O2), suatu zat cair yang bersifat memutihkan. Saat seseorang menua, zat ini diproduksi semakin cepat dan banyak. Karena zat ini bersifat memutihkan, zat ini menahan warna pigmen natural rambut seseorang sehingga rambut akan tumbuh berwarna putih.
3. Ada apa di dalam isi bulan?
Dengan menggunakan data-data yang dikirimkan oleh beberapa seismometer yang ditinggalkan di bulan pada misi Apollo hingga tahun 1977, seorang professor dan muridnya di School of Earth and Space Exploration pada ASU's College of Liberal Arts and Sciences, Arizona State University bernama Ed Garnero dan Peiying (Patty) Lin, mengembangkan sebuah metode analisa bernama array processing untuk mengetahui apa sebenarnya yang terdapat di dalam perut bulan.
Dengan cara menumpuk-numpuk (layering) sinyal rekaman seismik dan mempelajarinya pada saat bersamaan, mereka mampu mengenali sebuah sinyal lemah yang sebelumnya tidak terdeteksi. Gema dari sinyal tersebut digunakan untuk memetakan apa yang ada di dalam perut bulan. Data yang mereka peroleh memberikan bukti bahwa sebagian besar isi perut bulan terdiri dari zat solid pada yang kaya mengandung besi pada inti bulan yang dibungkus zat besi cair di bagian yang lebih luar. Hal ini memberi kemiripan akan apa yang ada di perut bulan dengan apa yang ada di perut bumi, karena keduanya terbentuk dari campuran besi, nikel dan elemen-elemen ringan lain seperti belerang.

4. Mengapa jari menjadi keriput jika berendam terlalu lama?
Sebuah pertanyaan yang belum pernah terjawab hingga baru-baru ini adalah mengapa jari-jari tangan menjadi keriput jika terlalu lama berendam di air dan mengapa kulit kita tidak hancur seperti tissue karena telah menyerap begitu banyak air. Ternyata terdapat penjelasan matematis di balik itu semua.
 

Diketahui fiber dan keratin yang menyusun kulit manusia membentuk sebuah struktur yang disebut gyroids. Dengan jabaran matematis, struktur ini memungkinkan kulit merenggang sangat lebar hingga tujuh kali luas semula karena unsur fiber yang menyusun kulit saling terkoneksi dengan banyak unsur fiber lain di kulit. Saat kulit kita menjadi keriput, ia menyerap banyak air sehingga volume kulit meningkat menjadi lebih besar. Dan karena bagian tangan yang lain (seperti otot dan tulangnya) tidak ikut membesar, hal ini menyebabkan kulit menjadi berkeriput untuk menyesuaikan proporsi bentuknya dengan bagian tangan yang lain.
 
5. Bagaimana menggaruk menghilangkan rasa gatal?
  1. Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa rasa gatal bukan diakibatkan oleh kulit itu sendiri, dan garukan juga bukanlah penghilang gatal yang sebenarnya. Melainkan, rasa gatal dan rasa nyaman yang ditimbulkan oleh garukan diatur oleh sekelompok neuron pada susunan syaraf tulang belakang. Berikut ini langkah-langkah yang dilakukan peneliti di University of Minnesota yang dipimpin oleh Glenn Giesler terhadap seekor kera untuk mendapatkan fakta tersebut.
    1. Memberi bius ringan terhadap kera untuk menenangkannya.
    2. Memasang electro-nodes pada kera untuk mendeteksi aktifitas syaraf tulang belakangnya.
    3. Menyuntikkan histamine pada kaki kera untuk memberikan rasa gatal.
    4. Mengamati peningkatan aktifitas syaraf tulang belakang kera yang ditimbulkan.
    5. Menggaruk kaki kera, tetapi bukan pada tempat histamine disuntikkan.
    6. Mengamati penurunan aktifitas syaraf tulang belakang kera, dengan kata lain kera menjadi tenang walaupun tidak digaruk pada tempat rasa gatalnya.
    Hal ini memberi bukti bahwa garukan bekerja dengan memengaruhi syaraf tulang belakang untuk memberi efek nyaman, bukan pada tempat rasa gatal itu sendiri.
 
6. Bagaimana cara kucing minum?
Selama ini manusia berpikir bahwa cara minum kucing dan anjing adalah sama, yaitu dengan cara "menyendok" air dengan lidahnya. Sebuah penelitian bersama Massachusetts Institute of Technology dengan Virginia Polytechnic Institute di Amerika Serikat, membuktikan kucing minum tidak dengan cara seperti itu.
Beginilah cara kucing minum:
Pertama-tama kucing akan menjulurkan lidah kecilnya ke dalam air, kemudian dengan gerakan kilat ia menariknya ke belakang yang mengakibatkan sejumlah air akan terlontar ke atas. Dan sebelum air tersebut turun kembali karena gaya gravitasi, kucing tersebut akan "menangkapnya" dengan mulutnya. Hal ini terjadi sedemikian cepatnya sehingga dalam satu detik kucing mampu mengulangi hal tersebut sampai 4 kali/tegukan.
7. Bagaimana gletser terbentuk?
Selama bertahun-tahun lamanya, para ahli percaya bahwa gletser terbentuk dari atas ke bawah (top-down). Salju turun di atasnya dan menumpuk dan menekan gletser tenggelam masuk ke dalam air. Nyatanya gletser dapat terbentuk dari banyak cara, dan salah satunya memang dapat disebabkan oleh menumpuknya salju seperti keterangan di atas. Namun gletser juga dapat terbentuk dari bawah ke atas (bottom-up). Telah ditemukan bahwa air yang terdapat di bawah gletser dapat membeku atau mencair tergantung dari kondisi dan gesekan yang disebabkan lapisan es di atasnya. Air yang selalu berubah antara membeku dan mencair memengaruhi tidak hanya ketebalan gletser tapi juga bentuk gletser itu sendiri.
Dengan ditemukannya fakta baru ini, runtuhlah pemahaman kita selama ini bahwa gletser terbentuk karena es yang mencair di atas permukaan sebuah gunung. Kenyataannya gletser dapat juga terbentuk karena adanya dorongan dari bawah akibat proses mencair/membeku-nya air di bawahnya yang membuat lapisan yang lebih atas menjadi tidak stabil dan longsor sebagian dalam bentuk aliran gletser yang menyerupai sungai.
 
 

Kalo kata bang Haji Roma Irama sih Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga begitu lah kata para pujangga..
Namun bagaimana jika ada ayam yang hidup tanpa kepala..??

Berikut kisahnya:
Ayam ini benar-benar ayam unik dan paling aneh di dunia. Ayam unik ini mampu hidup selama 2 tahun setelah kepalanya terpotong, alias tanpa kepala. Ayam jantan yang dipelihara oleh Clara Olsen dan suaminya, Llyod Olsen mampu bertahan hidup hampir 2 tahun lamanya setelah kehilangan kepalanya akibat sebuah insiden yang terjadi di rumah keluarga Olsen pada tahun 1945. Pada 10 September 1945, Clara berencana untuk membuat hidangan yang lezat pada malam itu dan ayam jantan yang dinamai Mike tampak begitu lezat untuk disantap.
Dia ingin memotong ayam ini untuk diolah sebagai menu makan malam mereka bersama sang ibu yang hendak datang ke rumahnya. Setelah sang suami sudah mengambil ancang-ancang untuk memotong leher ayam jantan ini, ternyata dia meleset dan pisaunya hanya mengenai bagian kepala si ayam saja. Merasa kesakitan karena kehilangan kepalanya, Mike berlari kian kemari. Tapi herannya, Mike tetap bisa bertahan hidup meski kepalanya sudah terpotong.
 Ayam ini tetap bisa berjalan, mengais-ais tanah dengan cakarnya, layaknya ayam-ayam lain di peternakan. Peralatan makan yang digunakan untuk Melihat hal ini, Olsen menjadi penasaran dan membawa Mike ke Utah University di Salt Lake, Amerika Serikat. Ilmuwan di sana menjawab semua pertanyaan Olsen mengenai ayamnya ini.

Ternyata Mike masih dapat hidup karena mata pisau yang digunakan oleh Olsen yang memenggal kepalanya tidak sampai mengenai urat nadinya, dan darah-darah beku pada bagian leher ayam ini yang membuatnya tidak mengalami pendarahan yang bisa menyebabkannya mati.
Mike memang telah kehilangan otak dan kepalanya, namun dengan satu telinga yang masih menempel pada tubuhnya serta batang otak yang masih melekat pada lehernya, ayam ini masih memiliki refleks yang cukup untuk melanjutkan hidupnya meski tanpa kepala sebab pusat kendali gerakan dan refleks pada ayam sebagian besar dikendalikan oleh batang-batang otak yang masih ada di bagian lehernya.

Mike diberi makan dengan menggunakan pipet. Ayam tanpa kepala ini tentu perawatan yang istimewa seperti cara memberi makan dan minumnya. Olsen menggunakan pipet untuk memberinya minum dan beberapa makanan cair yang langsung diteteskan pada saluran esofagusnya. Akibat kecelakaan yang tidak disengaja tersebut, Mike menjadi ayam tanpa kepala yang terkenal dengan tur-nya di beberapa kota seperti New York, Los Angeles dan San Diego. Mereka rela membayar sebesar 25 sen dollar Amerika untuk melihat ayam unik ini. 

Illuminati, freemason, rotschild merupakan organisasi konspirasi yang menjadi penguasa dunia ini. Setiap kisah tentangnya mengundang rasa penasaran kita. Bagaimana bila salah seorang yang mengaku mantan anggota organisasi tersebut buka suara? Bahkan menyebut soal perubahan besar setelah 21 Desember 2012 mendatang. Soal kebenarannya, kita hanya bisa mengucap "Walahuallam bishowab..." Namun, sebagai informasi, tak ada salahnya kita mengetahui apa yang dikatakan oleh orang ini. Selamat membaca.
 Leo Zagami, pria 36 tahun ini mengaku sebagai mantan anggota Illuminati yang membeberkan semua rencana rahasia nan menakutkan yang sedang, dan akan terjadi. Kabarnya, Zagami adalah keturunan keluarga Illuminati yang akhirnya memeluk agama Islam tahun lalu. Dari sini, ia bertekad melakukan perlawanan terhadap Illuminati.

Zagami mengungkapkan saat masih sebagai anggota keluarga Illuminati, Ia mempunyai banyak pengalaman mengikuti berbagai upacara setan yang menakutkan, upacara magis hitam (sihir jahat), pengendalian pikiran (mind control) dan penyiksaan yang dilakukan di dalam lingkungan Loji tertutup.

Ia mantan anggota the Comitato Esecutivo Massonico – Masonic Executive Committee (MEC) of Monte Carlo. Sebelum hengkang dari MEC, Zagami masuk dalam lingkaran dalam, anggota Freemasonry tingkat 33, dan sebagai salah seorang pimpinan dalam kelompok Loji setan P2 (Propaganda 2) Freemasonry.

Dia juga ditunjuk sebagai “pangeran” yang dipersiapkan untuk mengambil alih pimpinan Illuminati dari “raja” Licio Gelli yang sudah tua.

Zagami menjelaskan bahwa sekarang adalah akhir jaman, dan ini tidak main-main, tegasnya. Hal itu disampaikannya pada tanggal 3 Januari 2007 dalam sebuah wawancara di situsnya. Beginilah keterangan yang dibeberkan Zagami (bisa lihat pada video di bawah):

“Perlu diingat bahwa akan terjadi perubahan posisi kosmis pada tanggal 21 Desember 2012, yang berarti hal itu menyisakan waktu 6 tahun kepada kita untuk mempersiapkan diri … Jadi, sebaiknya waktu itu dipersiapan masing-masing kita, kemudian semuanya bangkit melawan Illuminati dan memertahankan hak kita di bawah lindungan Tuhan Yang Maha Esa sebelum Illuminati mengambil kendali dan memulai menganiaya orang-orang beriman."

"Siapkan senjata kalian untuk mempertahankan keyakinan atau kita akan hancur binasa. Ini perang melawan Setan, jadi, wahai penduduk bumi, sadarlah, atau kalian akan bangun dari mimpi buruk di pagi hari bulan Desember 2012."

“Mulai tahun 2010 Anda mulai merasakan perubahan suasana secara besar-besaran, akan tetapi pada tahun 2012, Anda akan melihat dengan jelas berakhirnya peradaban ini dengan mata kepala kita sendiri."

"Akan terjadi total NAZIFIKASI negara-negara Barat pada tahun 2010, sebelumnya terjadi kondisi perekonomian yang sangat buruk yang akibatnya akan dirasakan setiap orang. Kemudian ketegangan sosial akan memuncak ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dan, pada akhirnya menjadi konflik internal pada tahun 2012, yaitu PERANG SAUDARA.”
Catatan:
    Sejak 2010 krisis ekonomi melanda belahan dunia barat dan terus berlangsung hingga kini.


“Apakah Anda siap mati untuk Tuhan dan dengan keyakinan agama Anda untuk melakukan perubahan positif untuk dunia, ataukah Anda semua hanyalah sekumpulan pengecut yang berada di bawah kekuasaan setan, bisanya hanya bicara saja dengan tidak ada bukti nyata.”

Zagami juga menyebut bahwa kekuasaan Illuminati berada di bawah kartel bank sentral dunia, yang dikepalai oleh Rothschild. Mereka melakukan kontrolnya dengan cara memanfaatkan anggota-anggota Freemason, Zionis, Jesuit, Vatican, Sosialis, Liberal, Komunis, Feminis dan Aktifis Gay, Neo Cons, Dinas Rahasia, hingga yayasan dan media.

Illuminati layaknya seperti gerombolan. Tidak masalah jika keluarga Chicago, London atau New York yang melakukan tugas. Mereka merupakan lingkaran keluarga yang tumpang-tindih yang hidupnya diabdikan untuk kepentingan tujuan yang sama, yaitu menguasai dunia dengan sistem Luciferian.

Berikut ini ringkasan wawancara Greg Szymanski dengan Zagami..
Zagami menjelaskan bahwa dunia merupakan pertunjukkan boneka global di kendalikan oleh tangan-tangan manusia idiot, yang tidak pernah merubah cara hidupnya selama berabad-abad di bawah naungan ajaran Lucifer.

Kata Zagami, mereka bekerja bersam-sama, termasuk Hugo Chavez yang dengan sungguh-sungguh membantu melaksanakan agenda Bush dengan penampilan theatrical nya. Chavez dikendalikan oleh Vatican dan bekerja untuk The New World Order sebagaimana juga dilakukan oleh hampir semua pimpinan pemerintahan dan agama-agama di dunia.

“Begitulah cara mereka bekerja bersama-sama di lapisan atas untuk satu tujuan yang mereka pikir merupakan suatu cover-up yang sempurna. Wahabi atau Wahibi [the Saudis] diciptakan oleh Zionis dan teman-temannya, orang Inggris mengira sebagai suku bangsa Israel yang hilang. Hal serupa juga terjadi pada Arafat dan apa yang disebut Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Islam), sama-sama diciptakan oleh Dinas Rahasia Inggris."

Tentu saja Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Islam) juga berada dibelakang pimpinan Iran dan pimpinan Perlawanan Iraq . Semuanya panggung sandiwara untuk konsumsi orang-orang awam. Konflik Putin dengan Rothschild hanyalah sebuah “permainan”. Putin juga dikendalikan oleh Illuminati.

Selanjutnya dikatakan bahwa G.W. Bush adalah "anak" orang paling berkuasa di Illuminati dan dia dibina bapaknya serta CIA untuk menjadi seorang ujung tombak boneka Antichrist Vatican Zionist , dan tidaklah menjadi masalah bagi Illuminati, apakah ia menjadi presiden atau tidak, karena keluarga Bush akan selalu tampil berperan memimpin keadaan dan mendikte presiden.

Ingat tokoh setan Anton LaVey, pendiri Gereja Setan? Ia ternyata juga pengendali perang pemikiran CIA dan sekaligus teman dekat George H. Bush. Mereka bersama-sama merencanakan untuk menokohkan anak dari Bush sebagai pengikut setan, untuk melakukan peran penting saat datangnya Era Setan setelah 11 September 2001. Dan, rencana tersebut dipersiapkan sudah sejak lama, sewaktu Anton LaVey masih hidup.

Internet dikuasai Illuminati “padanan kata 'w' dalam bahasa Ibrani adalah huruf 'vav' atau 'waw'. Nilai angka vav adalah 6. Jadi dalam bahasa Inggris 'ww' bila dialihkan ke dalam bahasa Ibrani menjadi 'vav-vav-vav', yakni angka 666. Sekarang ini sudah dapat dipastikan kita tidak dapat melakukan bisnis di situs internet tanpa menggunakan huruf WWW."

"kita diawasi oleh kamera pengintai dan akhirnya menyusul pemasangan micro-chip di dalam badan manusia. Micro-chip merupakan Mark of the Beast terakhir dan akan menjadikan kita di bawah kekuasaan Setan sepenuhnya, dan mereka sudah siap untuk melakukan Armagedon melawan Mesiah. Jadi kita harus melakukan perlawanan untuk membantu datangnya Mesiah yang sebenarnya."

“Saat ini hampir semua ajaran agama dirusak dari dalam oleh Illuminati, termasuk Islam, Yahudi, Evangelis, Protestan, the Born-Again Kristen, semuanya di kuasai secara rahasia oleh Freemasonry, dinas rahasia, Ksatria Malta, dan Jesuit. Jadi dialog antar-agama secara murni pun sangat mustahil untuk dilakukan."

Mencengangkan? Bisa jadi. Yang menjadi pertanyaan adalah: Bila ia benar mantan lingkaran dalam Illuminati, mengapa ia dibiarkan berbicara bebas dan tidak "dibungkam" ? Begitulah. Toh, soal kebenarannya hanya Tuhan yang tahu.

Bentuk Candi jiwa adalah Kompleks Percandian Batujaya yang merupakan suatu kompleks sisa-sisa percandian Buddha kuna yang terletak di Kecamatan Batujaya dan Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Situs ini disebut percandian karena terdiri dari sekumpulan candi yang tersebar di beberapa titik. Situs Batujaya secara administratif terletak di dua wilayah desa, yaitu Desa Segaran, Kecamatan Batujaya dan Desa Telagajaya, Kecamatan Pakisjaya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Luas situs Batujaya ini diperkirakan sekitar lima km persegi.
Situs ini terletak di tengah-tengah daerah persawahan dan sebagian di dekat permukiman penduduk dan tidak berada jauh dari garis pantai utara Jawa Barat (Ujung Karawang). Batujaya kurang lebih terletak enam kilometer dari pesisir utara dan sekitar 500 meter di utara Ci Tarum. Keberadaan sungai ini memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap keadaan situs sekarang karen tanah di daerah ini tidak pernah kering sepanjang tahun, baik pada musim kemarau atau pun pada musim hujan.

Lokasi percandian ini jika ditempuh menggunakan kendaraan sendiri dan datang dari Jakarta, dapat dicapai dengan mengambil jalan tol Cikampek. Keluar di gerbang tol Karawang Barat dan mengambil jurusan Rengasdengklok. Selanjutnya mengambil jalan ke arah Batujaya di suatu persimpangan. Walaupun jika ditarik garis lurus hanya berjarak sekitar 50 km dari Jakarta, waktu tempuh dapat mencapai tiga jam karena kondisi jalan yang ada.

Candi Jiwa Seperti Apa Bentuk Aslinya

Situs Batujaya terletak di lokasi yang relatif berdekatan dengan Situs Cibuaya (sekitar 15km di arah timur laut) yang merupakan peninggalan bangunan Hindu dan situs temuan pra-Hindu "kebudayaan Buni" yang diperkirakan berasal dari masa abad pertama Masehi. Kenyataan ini seakan-akan mendukung tulisan Fa Hsien yang menyatakan: "Di Ye-po-ti (Taruma, maksudnya Kerajaan Taruma) jarang ditemukan penganut Buddhisme, tetapi banyak dijumpai brahmana dan orang-orang beragama kotor".Unik Baca

Lokasi candi ini dahulu merupakan danau dan candi dibangun di tepi danau. Danau ini terbentuk akibat beralihnya sungai Citaruum dari arah Utara ke Barat Laut (lihat gambar). Hal ini juga di tandakan dengan nama desa yang ada yaitu Segaran yang berarti Laut atau badan air seperi danau dalam bahasa Sangsekerta dan Telaga Jaya.

Candi Jiwa Seperti Apa Bentuk Aslinya

Situs Batujaya pertama kali diteliti oleh tim arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia (sekarang disebut Fakultas Ilmu Budaya UI) pada tahun 1984 berdasarkan laporan adanya penemuan benda-benda purbakala di sekitar gundukan-gundukan tanah di tengah-tengah sawah. Gundukan-gundukan ini oleh penduduk setempat disebut sebagai onur atau unur dan dikeramatkan oleh warga sekitar. Semenjak awal penelitian dari tahun 1992 sampai dengan tahun 2006 telah ditemukan 31 tapak situs sisa-sisa bangunan. Penamaan tapak-tapak itu mengikuti nama desa tempat suatu tapak berlokasi, seperti Segaran 1, Segaran 2, Telagajaya 1, dan seterusnya.

Sampai pada penelitian tahun 2000 baru 11 buah candi yang diteliti (ekskavasi) dan sampai saat ini masih banyak pertanyaan yang belum terungkap secara pasti mengenai kronologi, sifat keagamaan, bentuk, dan pola percandiannya. Meskipun begitu, dua candi di Situs Batujaya (Batujaya 1 atau Candi Jiwa, dan Batujaya 5 atau Candi Blandongan) telah dipugar dan sedang dipugar.Unik Baca

Candi Jiwa Seperti Apa Bentuk Aslinya

Ekskavasi dan penelitian dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) dan dibantu oleh EFEO (École Français d’Extrême-Orient) dan dukungan dana dari Ford Motor Company digunakan untuk kegiatan kajian situs ini.

Dari segi kualitas, candi di situs Batujaya tidaklah utuh secara umum sebagaimana layaknya sebagian besar bangunan candi. Bangunan-bangunan candi tersebut ditemukan hanya di bagian kaki atau dasar bangunan, kecuali sisa bangunan di situs Candi Blandongan.

Candi-candi yang sebagian besar masih berada di dalam tanah berbentuk gundukan bukit (juga disebut sebagai unur dalam bahasa Sunda dan bahasa Jawa). Ternyata candi-candi ini tidak memperlihatkan ukuran atau ketinggian bangunan yang sama.

Candi yang ditemukan di situs ini seperti candi Jiwa, struktur bagian atasnya menunjukkan bentuk seperti bunga padma (bunga teratai). Pada bagian tengahnya terdapat denah struktur melingkar yang sepertinya adalah bekas stupa atau lapik patung Buddha. Pada candi ini tidak ditemukan tangga, sehingga wujudnya mirip dengan stupa atau arca Buddha di atas bunga teratai yang sedang berbunga mekar dan terapung di atas air. Bentuk seperti ini adalah unik dan belum pernah ditemukan di Indonesia.Unik Baca

Bangunan candi Jiwa tidak terbuat dari batu, namun dari lempengan-lempengan batu bata. Menurut keterangan penduduk setempat kata jiwa berasal dari sifat unur (gundukan tanah yang mengandung candi) yang dianggap mempunyai "jiwa". Karena beberapa kali kambing diikat diatasnya mati. Sehingga tidak ada hubungan dengan Dewa Syiwa.

Kata "jiwa" sangat dekat dengan nama salahsatu nama dewa dalam agaman Hindu yaitu Dewa Syiwa. Perubahan dari "syiwa" menjadi "jiwa" bisa terjadi karena perjalanan waktu, atau karena aksen Sunda. Barangkali kedekatan kata syiwa dan jiwa bisa dijadikan salah satu objek penelitian meskipun agak aneh jika data yang telah didapat bahwa candi Jiwa lebih kepada Budha daripada Hindu. Di Budha tidak ada dewa Syiwa.

Berdasarkan analisis radiometri karbon 14 pada artefak-artefak peninggalan di candi Blandongan, salah satu situs percandian Batujaya, diketahui bahwa kronologi paling tua berasal dari abad ke-2 Masehi dan yang paling muda berasal dari abad ke-12.

Di samping pertanggalan absolut di atas ini, pertanggalan relatif berdasarkan bentuk paleografi tulisan beberapa prasasti yang ditemukan di situs ini dan cara analogi dan tipologi temuan-temuan arkeologi lainnya seperti keramik Cina, gerabah, votive tablet, lepa (pleister), hiasan dan arca-arca stucco dan bangunan bata banyak membantu.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget